KHUTBAH JUM’AT
Masjid Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Gorontalo
Ustadz Kifly Tanip B.Sh
Pertama
Di antara keutamaan hari Jum’at adalah membaca Surah Al-Kahfi.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ“
“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Jum’at.”
(HR. Al-Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani)
Dan sabda beliauﷺ
مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ، عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ
“Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari Surah Al-Kahfi, maka ia akan dilindungi dari (fitnah) Dajjal.”
(HR. Muslim)
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Dalam Surah Al-Kahfi, Allah ﷻ menyebutkan berbagai jenis fitnah. Hari ini kita fokus pada fitnah agama, yang dikisahkan melalui Ashabul Kahfi.
Allah ﷻ berfirman:
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِالْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى
“Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah para pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk.”
(QS. Al-Kahfi: 13)
Dan firman-Nya :
وَرَبَطْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ إِذْ قَامُوا فَقَالُوا رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَن نَدْعُوَا مِن دُونِهِ إِلَٰهًا
“Kami meneguhkan hati mereka ketika mereka berdiri lalu berkata: Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami tidak akan menyembah tuhan selain Dia.”
(QS. Al-Kahfi: 14)
Dan firman-Nya :
وَإِذِ اعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ
“Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua.”
(QS. Al-Kahfi: 16)
Jamaah sekalian,
Fitnah agama akan selalu ada sepanjang zaman.
Allah ﷻ berfirman :
أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan berkata: ‘Kami beriman’, sedangkan mereka tidak diuji ?”
(QS. Al-‘Ankabut: 2)
وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِين
“Dan sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, agar Allah mengetahui siapa yang benar dan siapa yang dusta.”
(QS. Al-‘Ankabut: 3)
Jamaah yang dirahmati Allah,
Bagaimana solusi menghadapi fitnah agama?
1. Bersabar
Allah ﷻ berfirman :
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
(QS. Az-Zumar: 10)
2. Memperbanyak ibadah
Rasulullah ﷺ bersabda :
الْعِبَادَةُ فِي الْهَرْجِ كَهِجْرَةٍ إِلَيَّ
Beribadah di masa fitnah seperti berhijrah kepadaku.”
(HR. Muslim)
3. Berpegang teguh
Allah ﷻ berfirman:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا
“Berpegang teguhlah kalian semua pada tali (agama) Allah dan janganlah bercerai-berai.”
(QS. Ali ‘Imran: 103)
Rasulullah ﷺ juga bersabda :
يَدُ اللَّهِ مَعَ الْجَمَاعَةِ
“
Tangan (pertolongan) Allah bersama jamaah.”
(HR. Tirmidzi)
أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم
Kedua
Mari kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ
1. Memperbanyak shalawat
Allah ﷻ berfirman :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.”
(QS. Al-Ahzab: 56)
Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا
“
Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim)
2. Memperbanyak doa di hari Jum’at
Rasulullah ﷺ bersabda :
فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي، يَسْأَلُ اللَّهَ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
“Di hari Jum’at terdapat satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim berdoa bertepatan dengan waktu itu, kecuali Allah akan mengabulkannya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)